Apa itu Bilal Tarawih?

Bilal tarawih adalah seseorang yang bertugas menyerukan bacaan selawat, doa, atau taradhdhi (doa rida untuk sahabat Nabi) di antara jeda setiap dua rakaat sholat tarawih berjemaah. Peran bilal (atau muballigh) sangat krusial sebagai pemandu irama ibadah, pemberi tanda pergantian rakaat kepada makmum dan imam, serta penyemangat jemaah di sela-sela sholat yang panjang.

Key Takeaways

  • Pemandu & Pengingat: Fungsi utama bilal adalah membantu imam dan makmum mengingat jumlah rakaat yang telah dikerjakan, terutama pada sholat tarawih 20 atau 23 rakaat.
  • Istilah Historis: Nama “Bilal” diambil dari nama sahabat Nabi, Bilal bin Rabah, muazin pertama dalam Islam, yang melambangkan peran seseorang yang bersuara lantang untuk kepentingan ibadah.
  • Sunnah, Bukan Wajib: Keberadaan bilal adalah tradisi baik (bid’ah hasanah) yang memudahkan jemaah, namun sholat tarawih tetap sah meskipun dilakukan tanpa bilal.
  • Variasi Bacaan: Bacaan bilal umumnya berisi selawat kepada Nabi Muhammad SAW dan penyebutan nama Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali) secara berurutan.

Struktur Bacaan Bilal Tarawih (Format 20/23 Rakaat)

Berikut adalah panduan urutan seruan bilal yang paling umum digunakan di masjid-masjid Indonesia (khususnya NU) beserta jawaban jemaah:

1. Sebelum Memulai Sholat (Niat)

  • Bilal: Shallu sunnatat-taraawiihi rak’ataini jaami’atan rahimakumullaah. (Mari sholat sunnah tarawih dua rakaat berjemaah, semoga Allah merahmati kalian).
  • Jemaah: Rahimakumullaah.

2. Jeda Rakaat 1-2 ke 3-4 (Selawat)

  • Bilal: Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad.
  • Jemaah: Allaahumma shalli wa sallim ‘alaih.

3. Jeda Rakaat 3-4 ke 5-6 (Khulafaur Rasyidin 1)

  • Bilal: Al-khaliifatul uulaa sayyidunaa Abuu Bakrinish-shiddiiq. (Khalifah pertama, tuan kami Abu Bakar As-Shiddiq).
  • Jemaah: Radhiyallaahu ‘anhu. (Semoga Allah meridhainya).
Baca Juga :  Apa itu Sangjit?

4. Jeda Rakaat 7-8 ke 9-10 (Khulafaur Rasyidin 2)

  • Bilal: Al-khaliifatuts tsaaniyatu sayyidunaa ‘Umarubnul Khaththaab. (Khalifah kedua, tuan kami Umar bin Khattab).
  • Jemaah: Radhiyallaahu ‘anhu.

(Pola berlanjut dengan menyebut Khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib pada rakaat-rakaat selanjutnya).

5. Penutup (Jelang Witir)

  • Bilal: Shallu sunnatal-witri jaami’atan atsaabakumullaah. (Mari sholat sunnah witir berjemaah, semoga Allah memberi pahala).
  • Jemaah: Atsaabakumullaah.

Analisis Pakar: Mengapa Peran Bilal Sering Menjadi Perdebatan?

Sebagai pengamat fikih ibadah, fenomena bilal tarawih sering kali memantik diskusi antara kelompok tekstualis dan kontekstualis.

  • Perspektif Fungsional: Secara teknis, sholat tarawih 20 rakaat membutuhkan waktu sekitar 45-90 menit. Tanpa adanya bilal, suasana masjid cenderung hening dan monoton, yang bisa memicu kantuk atau kebosanan jemaah. Suara lantang bilal berfungsi sebagai intermezzo spiritual yang menyegarkan fokus jemaah kembali ( re-focusing).
  • Isu Bid’ah: Kelompok yang menolak tradisi bilal berargumen bahwa tidak ada riwayat spesifik di mana Rasulullah SAW menunjuk “pemandu sorak” di antara sholat malam. Namun, ulama Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) membantah ini dengan dalil maslahah mursalah (kebaikan umum). Selama isi bacaannya adalah selawat dan doa yang baik, maka hal itu dianggap sebagai inovasi terpuji (bid’ah hasanah) yang menghidupkan syiar Ramadhan.
  • Kearifan Lokal: Di Indonesia, bilal sering kali melantunkan puji-pujian dengan cengkok khas daerah (Jawa, Melayu, Sunda). Ini adalah bukti akulturasi budaya di mana Islam tidak menghapus ekspresi seni suara lokal, melainkan mewadahi dalam kerangka ibadah.
Baca Juga :  Apa Itu Pajak?

Tabel Perbedaan: Bilal Tarawih 8 Rakaat vs 20 Rakaat

Format seruan bilal menyesuaikan jumlah rakaat yang dipakai masjid setempat. Berikut perbandingannya:

FiturTarawih 8 Rakaat (Muhammadiyah/Umum)Tarawih 20 Rakaat (NU/Tradisional)
Frekuensi JedaJeda setiap 2 atau 4 rakaat.Jeda setiap 2 rakaat (total 10 kali salam).
Konten BacaanUmumnya hanya selawat nabi singkat.Selawat + Menyebut 4 Khalifah (Khulafaur Rasyidin) secara urut.
Durasi JedaSangat singkat, langsung lanjut rakaat.Sedikit lebih lama untuk memberi napas bagi imam & jemaah.
Tujuan UtamaEfisiensi waktu ibadah.Membangun suasana syiar & istirahat (tarwihatun).

Kesimpulan

Bilal tarawih bukan sekadar “petugas tambahan” di masjid, melainkan dirigen yang menjaga harmoni dan semangat jemaah dalam melalui malam-malam panjang Ramadhan. Tradisi ini mengajarkan kita tentang pentingnya ta’awun (saling menolong) dalam ibadah; bilal membantu imam mengingat rakaat, dan membantu makmum melawan kantuk.

Baca Juga :  Apa itu Kiong Hi?

Menurut hemat saya, bagi Anda yang ingin mencoba menjadi bilal, kuncinya bukan hanya pada suara yang lantang, tetapi pada kepekaan ritme. Jangan terlalu cepat sehingga jemaah terburu-buru, dan jangan terlalu lambat hingga jemaah bosan. Saran saya, hafalkan teks selawat dan taradhdhi jauh-jauh hari sebelum Ramadhan tiba. Kami menyarankan pengurus masjid (DKM) untuk melakukan regenerasi bilal kepada remaja masjid agar tradisi syiar yang indah ini tidak punah dimakan zaman.

Sumber Referensi

FAQ (People Also Ask)

Apa tugas utama seorang bilal tarawih?

Tugas utama bilal tarawih adalah menyerukan selawat atau doa di antara jeda sholat untuk memberi tanda pergantian rakaat, menyemangati jemaah, dan membantu imam mengingat jumlah rakaat yang telah dikerjakan.

Apakah sholat tarawih sah tanpa bilal?

Sah. Keberadaan bilal bukanlah rukun atau syarat sah sholat tarawih. Sholat tetap sah meskipun dilakukan dalam keheningan tanpa seruan bilal, namun adanya bilal menambah kesemarakan syiar.

Apa arti ucapan “Radhiyallahu ‘Anhu” yang dijawab jemaah?

Ucapan tersebut berarti “Semoga Allah meridhainya”. Kalimat ini adalah doa yang ditujukan kepada para Sahabat Nabi (Khulafaur Rasyidin) yang namanya baru saja disebut oleh bilal.

Mengapa bilal menyebut nama Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali?

Penyebutan nama empat khalifah tersebut adalah bentuk penghormatan (takrim) dan pengingat sejarah perjuangan Islam. Selain itu, urutan nama mereka digunakan sebagai penanda (marker) jumlah rakaat; misalnya saat nama Ali bin Abi Thalib disebut, jemaah tahu bahwa sholat sudah mendekati akhir.

Tinggalkan komentar