Apa itu Bondet?

Bondet adalah istilah lokal masyarakat pesisir Jawa Timur untuk menyebut bom ikan rakitan ilegal berdaya ledak rendah (low explosive). Alat ini dirakit dari campuran black powder, arang, dan belerang yang dilemparkan ke laut untuk membunuh ikan secara massal menggunakan gelombang kejut, namun sangat merusak ekosistem.

Key Takeaways

  • Praktik Ilegal: Penggunaan bondet diklasifikasikan sebagai destructive fishing yang melanggar hukum perikanan dan undang-undang darurat bahan peledak di Indonesia.
  • Daya Rusak Ekosistem: Satu ledakan bondet seukuran botol kaca mampu menghancurkan hingga 20 meter persegi terumbu karang hidup yang butuh puluhan tahun untuk pulih.
  • Risiko Fatal: Sifat racikan yang sangat sensitif terhadap gesekan kerap memicu ledakan prematur yang menewaskan nelayan atau menghancurkan rumah tempat penyimpanan.
  • Alternatif Aman: Beralih ke alat tangkap selektif seperti purse seine, gill net, atau bubu adalah kunci menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Panduan Beralih dari Penggunaan Bondet ke Metode Tangkap Aman

Untuk menjaga kelestarian laut dan keselamatan nyawa, nelayan wajib meninggalkan bondet dan beralih menggunakan alat tangkap yang berstandar keberlanjutan. Berikut langkah-langkah praktisnya:

  1. Gunakan pancing tradisional (hooks and lines) untuk menangkap ikan secara spesifik. Metode ini memastikan hanya ikan target yang memakan umpan yang tertangkap, sehingga mencegah kematian hewan renik di laut.
  2. Pasang gill net (jaring insang) secara vertikal di perairan. Pastikan Anda mengatur ukuran mata jaring dengan tepat agar ikan kecil yang belum layak panen bisa lolos dan berkembang biak.
  3. Manfaatkan purse seine (jaring lingkar) jika ingin menargetkan gerombolan ikan pelagis. Jaring ini akan menghalangi jalur renang ikan tanpa harus merusak struktur karang di dasar laut.
  4. Terapkan perangkap pasif seperti bubu atau pukat labuh di sekitar area terumbu karang. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan insting alami ikan untuk masuk ke dalam ruang berlindung, memastikan bycatch (tangkapan sampingan) berada di titik terendah.
Baca Juga :  Apa itu Munggahan?

Analisis Pakar: Mengapa Praktik Bondet Masih Menjadi Ancaman?

Sebagai ahli konservasi maritim dan analis kebijakan publik, fenomena penggunaan bondet mewakili konflik klasik antara desakan ekonomi instan dan keberlanjutan ekologi (ecological sustainability).

Dari sisi fisika dan biologi laut, gelombang kejut yang dihasilkan oleh ledakan bawah air dari bondet memiliki efek mematikan yang tidak diskriminatif. Tekanan ekstrem tersebut langsung memecahkan gelembung renang (swim bladder) pada ikan, serta menghancurkan organ dalam seperti ginjal dan usus. Hewan yang tidak mati seketika pun akan mati perlahan dalam beberapa hari.

Secara jangka panjang, penggunaan bondet menciptakan “bunuh diri ekonomi” bagi masyarakat pesisir. Kawah kerusakan yang ditimbulkan pada struktur terumbu karang menyisakan puing-puing tidak stabil yang mematikan siklus regenerasi polip karang. Ketika habitat hancur, ikan tidak memiliki tempat untuk bertelur. Implikasinya, stok ikan liar akan menyusut drastis, rantai makanan laut terputus, dan potensi ekonomi dari sektor pariwisata bahari akan lenyap sepenuhnya.

Tabel Perbandingan: Bondet vs Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Indikator PenilaianPenggunaan Bondet (Bom Ikan)Alat Tangkap Ramah Lingkungan (Bubu/Pancing)
Status HukumIlegal (Tindak Pidana Berat)Legal dan Dianjurkan Pemerintah
Target TangkapanHancur massal (semua ukuran/spesies mati)Spesifik, selektif, dan terarah
Dampak Terumbu KarangRusak parah (Membentuk kawah puing mati)Tidak merusak, ekosistem tetap terjaga
Kualitas TangkapanTubuh ikan hancur, berisiko tercemar kimiaIkan utuh, segar, bernilai jual tinggi
Risiko KeselamatanSangat Tinggi (Rentan meledak prematur)Sangat Rendah (Aman bagi nelayan)

Kesimpulan

Praktik penangkapan ikan menggunakan bondet adalah bentuk eksploitasi alam yang memberikan keuntungan finansial sesaat namun mengorbankan masa depan ekosistem laut. Daya hancurnya tidak hanya memusnahkan populasi ikan dan terumbu karang, tetapi juga mengancam nyawa para pelakunya secara langsung akibat ketidakstabilan bahan peledak rakitan tersebut.

Baca Juga :  Apa itu Sangjit?

Saran saya, aparat penegak hukum dan kementerian terkait harus lebih proaktif dalam memutus rantai pasokan bahan baku pembuat bondet di wilayah pesisir, bukan sekadar menangkap nelayan kecil di lapangan. Kami menyarankan adanya program subsidi silang yang masif untuk membantu nelayan tradisional beralih membeli alat tangkap modern yang aman seperti gill net atau jaring angkat. Menurut hemat saya, edukasi mengenai dampak destruktif bondet harus diintegrasikan ke dalam kurikulum lokal di desa-desa pesisir, agar generasi nelayan berikutnya memiliki kesadaran ekologis yang tinggi dan tidak lagi melihat bom ikan sebagai “jalan pintas” mencari rezeki.

Sumber Referensi

FAQ (People Also Ask)

Apa yang dimaksud dengan bondet?

Bondet adalah sebutan lokal, khususnya di pesisir Jawa Timur, untuk bom ikan rakitan. Alat ini merupakan bahan peledak berdaya rendah yang digunakan secara ilegal oleh oknum nelayan untuk menangkap ikan secara instan.

Bondet terbuat dari bahan apa?

Bondet umumnya dirakit secara manual menggunakan campuran bahan kimia berbahaya seperti black powder (bubuk mesiu), arang, dan belerang, yang membuatnya sangat tidak stabil dan rentan meledak hanya karena gesekan.

Mengapa bondet sangat merusak lingkungan?

Ledakan bondet di dalam air menghasilkan gelombang kejut yang membunuh semua biota laut tanpa pandang bulu. Selain itu, ledakan ini menghancurkan struktur terumbu karang yang menjadi habitat utama pembiakan ikan.

Apakah penggunaan bondet melanggar hukum?

Ya, sangat melanggar hukum. Penggunaan, pembuatan, hingga kepemilikan bondet adalah tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Perikanan dan Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan bahan peledak ilegal.

Tinggalkan komentar