Tokoh perempuan di KTT G20 Bali 2022 adalah para pemimpin visioner dari berbagai sektor yang memainkan peran krusial dalam membentuk kebijakan global, mulai dari advokasi kesetaraan gender, transformasi energi, hingga digitalisasi ekonomi. Figur seperti Maudy Ayunda (Jubir Presidensi), Anne Hathaway (UN Women), dan Nicke Widyawati (Dirut Pertamina) membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan menjadi kunci dalam diplomasi dan pemulihan ekonomi dunia pasca-pandemi.
Key Takeaways
- Representasi Global: Menghadirkan pemimpin dari PBB, korporasi multinasional, hingga selebritas dunia.
- Isu Strategis: Fokus pada pemberdayaan UMKM perempuan, transisi energi hijau, dan integritas ekonomi digital.
- Peran Indonesia: Tokoh perempuan Indonesia memegang posisi strategis sebagai Ketua Satgas (Task Force) dalam forum B20.
Profil Singkat 7 Srikandi G20 & Peran Strategisnya
Berikut adalah daftar lengkap tokoh perempuan yang menjadi sorotan dalam perhelatan akbar ini:
1. Maudy Ayunda (Juru Bicara Presidensi G20 Indonesia)
Aktris dan penyanyi ini ditunjuk untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dan publik, khususnya kaum milenial dan Gen Z. Perannya vital dalam mensosialisasikan relevansi G20 bagi masa depan anak muda Indonesia.
2. Anne Hathaway (UN Women Goodwill Ambassador)
Aktris peraih Oscar ini hadir sebagai pembicara utama di forum B20. Ia menyuarakan pentingnya percepatan transformasi ekonomi yang inklusif, menempatkan perempuan sebagai pusat pertumbuhan produktivitas global.
3. Nicke Widyawati (Chair of Energy, Sustainability & Climate Task Force)
Sebagai Dirut Pertamina, Nicke memimpin diskusi berat mengenai transisi energi. Ia mengorkestrasi kolaborasi pemimpin bisnis global untuk mencapai target Net Zero Emission dan pengembangan energi terbarukan yang adil.
4. Ira Noviarti (Chair of B20 Women in Business Action Council)
Presiden Direktur Unilever Indonesia ini memimpin gugus tugas WiBAC. Fokus utamanya adalah mengakselerasi inklusi UMKM perempuan dalam ekonomi global, memastikan kesetaraan akses terhadap peluang bisnis.
5. Sanda Ojiambo (CEO UN Global Compact)
Asisten Sekjen PBB ini mendorong sektor bisnis global untuk mengadopsi prinsip keberlanjutan (SDGs 2030). Di Bali, ia menekankan pentingnya integrasi kepatuhan dan integritas dalam era digitalisasi bisnis.
6. Gemma Aiolfi (Head of Compliance, Basel Institute on Governance)
Pakar tata kelola ini memberikan panduan tentang antikorupsi dan manajemen krisis. Ia menjadi panelis kunci dalam diskusi membangun fondasi ekonomi digital yang tangguh dan berintegritas.
7. Candace Johnson (Co-Founder SES & Loral-Teleport Europe)
Wirausahawan infrastruktur global ini berbagi pandangan visioner tentang inovasi jaringan. Ia menyoroti pentingnya konektivitas satelit dan teknologi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lintas batas.
Analisis Pakar: Mengapa Kehadiran Mereka Penting?
Sebagai pengamat dinamika geopolitik dan gender, kehadiran 7 tokoh ini bukan sekadar simbolis, melainkan strategis karena:
- Inklusivitas yang Nyata:Forum G20 sering dikritik sebagai klub elit pria (boys’ club). Kehadiran para wanita ini di posisi pengambil keputusan (bukan hanya peserta) mengubah narasi tersebut, membawa perspektif gender-sensitif ke dalam kebijakan makro-ekonomi.
- Jembatan Generasi:Penunjukan Maudy Ayunda adalah langkah cerdas pemerintah Indonesia untuk mendemokratisasi isu G20 yang rumit (keuangan, iklim) agar lebih mudah dicerna oleh demografi muda yang mendominasi populasi Indonesia.
- Sinergi Bisnis & Sosial:Gabungan antara CEO korporasi (Nicke, Ira) dengan aktivis global (Anne, Sanda) menciptakan keseimbangan antara profitabilitas bisnis dan tanggung jawab sosial, inti dari tema “Recover Together, Recover Stronger”.
Tabel Peran & Fokus Isu
| Nama Tokoh | Posisi / Jabatan | Fokus Isu Utama di G20 |
| Maudy Ayunda | Jubir Presidensi RI | Edukasi Milenial & Gen Z |
| Anne Hathaway | UN Women Ambassador | Pemberdayaan Ekonomi Perempuan |
| Nicke Widyawati | Chair Energy Task Force | Transisi Energi & Iklim |
| Ira Noviarti | Chair WiBAC | UMKM Perempuan & Kesetaraan |
| Sanda Ojiambo | CEO UN Global Compact | SDGs & Bisnis Berkelanjutan |
| Gemma Aiolfi | Basel Institute | Antikorupsi & Tata Kelola |
| Candace Johnson | Founder SES | Infrastruktur & Inovasi Digital |
Kesimpulan
KTT G20 Bali 2022 menjadi panggung pembuktian bahwa perempuan memiliki kapasitas setara dalam menavigasi tantangan global yang kompleks. Dari energi hingga ekonomi digital, kontribusi ketujuh tokoh ini telah meletakkan dasar kebijakan yang lebih manusiawi dan inklusif untuk tahun-tahun mendatang.
Saran saya, kita perlu terus memantau implementasi dari rekomendasi kebijakan yang mereka hasilkan, terutama terkait pemberdayaan UMKM perempuan di Indonesia. Kami menyarankan para pelaku bisnis wanita untuk mempelajari policy paper dari WiBAC sebagai panduan strategis mengembangkan usaha. Menurut hemat saya, warisan terbesar G20 Bali bukanlah kesepakatan antar-negara semata, melainkan inspirasi bahwa perempuan Indonesia mampu memimpin dialog di level tertinggi dunia.
Sumber Referensi
FAQ (People Also Ask)
Siapa juru bicara perempuan di G20 Bali?
Maudy Ayunda ditunjuk sebagai Juru Bicara Pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia, bertugas menyampaikan informasi terkait G20 kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Apa peran Anne Hathaway di G20 Bali?
Sebagai UN Women Goodwill Ambassador, Anne Hathaway menjadi pembicara dalam forum B20 (Business 20). Ia menyampaikan pidato tentang pentingnya menempatkan perempuan di jantung pemulihan ekonomi global.
Siapa tokoh perempuan Indonesia yang memimpin diskusi energi di G20?
Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina, menjabat sebagai Ketua Satgas Energi, Keberlanjutan, dan Iklim (Energy, Sustainability & Climate Task Force) di forum B20.
Apa itu WiBAC dalam G20?
WiBAC adalah singkatan dari Women in Business Action Council, sebuah gugus tugas di bawah B20 yang dipimpin oleh Ira Noviarti (Presdir Unilever Indonesia) untuk memperjuangkan kesetaraan gender dan pemberdayaan pengusaha perempuan.