Sholat Qobliyah Subuh adalah sholat sunnah rawatib dua rakaat yang dilaksanakan setelah terbitnya fajar shadiq (setelah berkumandangnya azan Subuh) dan sebelum mendirikan sholat fardhu Subuh. Sholat ini hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan) dan memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.
Key Takeaways
- Keutamaan Tertinggi: Dianggap “lebih baik dari dunia dan seisinya” berdasarkan sabda Rasulullah SAW (HR. Muslim).
- Waktu Pelaksanaan: Dikerjakan di antara azan Subuh dan iqamah sholat Subuh. Tidak sah jika dikerjakan sebelum azan Subuh berkumandang.
- Karakteristik Sholat: Dikerjakan hanya dua rakaat secara ringan dan singkat (tidak berlama-lama), serta dilaksanakan secara munfarid (sendiri-sendiri).
- Sunnah Berbaring: Setelah selesai mengerjakannya, disunnahkan untuk berbaring miring ke sisi kanan sejenak sembari menunggu iqamah.
Panduan Step-by-Step Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh
Pelaksanaan sholat Qobliyah Subuh pada dasarnya sama dengan sholat sunnah dua rakaat lainnya, namun dengan anjuran bacaan yang lebih ringkas. Berikut tata caranya:
1. Membaca Niat (Di dalam Hati)
Lafalkan niat untuk melaksanakan sholat sunnah Qobliyah Subuh:
“Usholli sunnatash shubhi rak’ataini qobliyatan lillahi ta’ala.”
(Aku berniat sholat sunnah qobliyah Subuh dua rakaat karena Allah Ta’ala).
2. Melakukan Takbiratul Ihram
Angkat kedua tangan sejajar telinga dan ucapkan “Allahu Akbar”.
3. Membaca Al-Fatihah dan Surah Pendek (Rakaat Pertama)
Setelah membaca surat Al-Fatihah, sangat dianjurkan (sunnah) untuk membaca Surat Al-Kafirun (atau Al-Baqarah ayat 136).
4. Ruku’, I’tidal, dan Sujud
Lakukan gerakan ruku’, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua dengan tuma’ninah (tenang) seperti sholat biasa.
5. Berdiri untuk Rakaat Kedua
Setelah Al-Fatihah pada rakaat kedua, dianjurkan membaca Surat Al-Ikhlas (atau Ali-Imran ayat 64).
6. Tasyahud Akhir dan Salam
Selesaikan sujud di rakaat kedua, lalu duduk untuk membaca tahiyat (tasyahud) akhir, dan tutup dengan salam ke kanan dan ke kiri.
7. Berbaring ke Sisi Kanan (Sunnah Tambahan)
Setelah salam dan berdoa, berbaringlah sejenak ke sisi kanan menghadap kiblat. Ini adalah sunnah Nabi SAW untuk mengingat alam kubur dan mempersiapkan fisik sebelum sholat fardhu.
Analisis Pakar: Mengapa Qobliyah Subuh Begitu Istimewa?
Sebagai pengkaji ilmu fikih dan hadis, keistimewaan Qobliyah Subuh memiliki dimensi spiritual dan psikologis yang mendalam.
Secara spiritual, frasa “lebih baik dari dunia dan seisinya” bukanlah hiperbola kosong. Di saat mayoritas manusia sedang terlelap dalam kenikmatan tidur (dunia), seorang mukmin yang rela bangun, menembus hawa dingin, dan berdiri menghadap Allah menunjukkan tingkat pengorbanan ego yang sangat tinggi. Rasulullah SAW bahkan tidak pernah meninggalkan sholat ini, baik saat mukim (berada di rumah) maupun saat sedang safar (bepergian).
Secara psikologis, anjuran Nabi agar sholat ini dikerjakan secara “ringan/singkat” (membaca Al-Kafirun dan Al-Ikhlas) menunjukkan keseimbangan syariat. Qobliyah Subuh bertindak sebagai “pemanasan” spiritual. Jika dilakukan terlalu lama, dikhawatirkan jamaah akan kelelahan saat melaksanakan menu utamanya, yaitu sholat fardhu Subuh berjamaah yang bacaannya disunnahkan lebih panjang (thiwalul mufassal).
Tabel Panduan Surat yang Dianjurkan
Agar sholat Anda sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW, berikut adalah pasangan surat yang paling direkomendasikan untuk dibaca setelah Al-Fatihah:
| Rakaat | Opsi 1 (Paling Sering Dibaca Nabi) | Opsi 2 (Alternatif dari Hadis) |
| Pertama | Surat Al-Kafirun | Surat Al-Baqarah ayat 136 |
| Kedua | Surat Al-Ikhlas | Surat Ali-Imran ayat 64 |
Kesimpulan
Sholat Qobliyah Subuh adalah investasi amal akhirat yang paling menguntungkan. Hanya dengan meluangkan waktu kurang dari lima menit sebelum sholat Subuh, seorang muslim dijanjikan ganjaran yang melampaui seluruh nilai material di alam semesta ini.
Menurut hemat saya, konsistensi (istiqamah) dalam menjaga sholat dua rakaat ini adalah indikator kuat dari kesehatan iman seseorang. Saran saya, jika Anda sering terlambat bangun, pasanglah alarm 15 menit sebelum azan Subuh agar memiliki jeda waktu untuk berwudhu dan bersiap diri. Kami menyarankan Anda untuk mencoba mengerjakannya di rumah (bagi laki-laki) sebelum melangkah ke masjid, sebagaimana kebiasaan Rasulullah, agar rumah Anda turut diterangi oleh cahaya ibadah.
Sumber Referensi
FAQ (People Also Ask)
Apa itu sholat qobliyah subuh?
Sholat qobliyah Subuh (atau sholat fajar) adalah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum melaksanakan sholat fardhu Subuh.
Kapan waktu pelaksanaan qobliyah subuh?
Waktu pelaksanaannya sangat spesifik, yaitu dimulai setelah azan Subuh berkumandang (terbit fajar shadiq) dan berakhir ketika sholat fardhu Subuh (iqamah) didirikan.
Apa bacaan niat sholat qobliyah subuh?
Niatnya adalah: “Usholli sunnatash shubhi rak’ataini qobliyatan lillahi ta’ala” (Aku berniat sholat sunnah qobliyah Subuh dua rakaat karena Allah Ta’ala).
Surat apa yang dibaca saat qobliyah subuh?
Sesuai sunnah Nabi, sangat dianjurkan membaca Surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua setelah membaca Surat Al-Fatihah.
Apa keutamaan sholat qobliyah subuh?
Keutamaan terbesarnya disebutkan dalam hadis shahih riwayat Muslim, di mana Rasulullah SAW bersabda bahwa dua rakaat sholat fajar (qobliyah Subuh) lebih baik daripada dunia dan segala isinya.